5 Tanda Akan Melahirkan Dalam Waktu Dekat

Tanda Tanda Akan Melahirkan

Tanda Tanda Akan Melahirkan

Tanda Tanda Akan Melahirkan – Selamat atas kehamilan anda dan mungkin dalam waktu dekat ini bunda sudah akan melahirkan sang buah hati tercinta. Jika perkiraan kelahiran sudah tinggal menghitung hari, biasanya perasaan sang ibu akan merasa senang campur tegang dalam menghadapi proses persalinan. Alangkah baiknya, apapun yang akan terjadi bunda harus tetap kuat dan siap dalam menghadapi proses persalinan.

Namun sebelum tiba waktunya proses persalinan, penting kiranya untuk anda ketahui bahwa pada saat akan melahirkan akan muncul tanda-tanda akan melahirkan. Dengan mengetahuinya sejak awal, maka anda dapat mempersiapkan baik itu mental, tenaga dan juga pikiran yang nantinya akan anda kerahkan untuk menghadapi proses persalinan.

Pada umumnya, proses melahirkan akan dimulai antara usia kehamilan minggu ke 39 dan minggu ke 41. Namun kehamilan setiap ibu hamil akan berbeda-beda, sehingga banyak bayi lahir pada salah satu diantara minggu tersebut tanpa adanya tanda-tanda bahwa bayi tersebut lahir secara prematur ataupun lahir terlambat. Pada minggu-minggu terakhir kehamilan, biasanya tubuh ibu hamil akan memproduksi hormon progesteron yang berfungsi untuk melunakkan jaringan yang berada di sekitar serviks dan juga pelvis untuk menyambut proses persalinan. Proses melahirkan akan dimulai dengan terjadinya perenggangan pada jaringan yang berada di sekitar serviks.

Tanda-Tanda Akan Melahirkan

Jika sudah tiba waktunya melahirkan, maka akan muncul tanda-tanda akan melahirkan dengan diawali munculnya beberapa gejala, seperti :

  1. Terasa nyeri di sekitar selangkangan

Pada saat akan segera melahirkan, maka bunda akan merasakan rasa sakit atau nyeri di sekitar selangkangan. Hal ini disebabkan oleh karena adanya tekanan pada kandung kemih yang terjadi akibat dari posisi kepala bayi yang sudah turun ke bawah, yaitu pada daerah rangka tulang pelvis. Pada kondisi ini, maka bunda akan sering buang air kecil. Selain itu, bunda juga akan sering merasakan rasa sakit pada bagian perut, mulas, selalu ingin buang air besar dan juga sering buang angin.

  1. Muncul rasa sakit di bagian panggul dan tulang belakang

Tanda berikutnya yang mungkin akan anda rasakan yaitu rasa sakit yang berlebih di bagian panggul dan juga tulang belakang. Sebab dari munculnya rasa sakit ini dikarenakan adanya pergeseran dan juga pergerakan dari janin yang mulai menekan bagian tulang belakang.

  1. Keluarnya Lendir Kental Bercampur Dengan Darah

Selama masa kehamilan, bayi tersumbat di dalam rahim oleh mucus (gumpalan lendir yang sangat lengket dan terdapat pada leher rahim). Pada saat terjadi proses persalinan, maka cervix akan mulai terbuka dan gumpalan mucus akan terhalau. Di waktu yang bersamaan, membran yang mengelilingi tubuh bayi dan juga cairan amniotik akan terpisah dari dinding rahim. Darah dan juga mucus yang tampak seperti cairan lengket, cairan tersebut berwarna merah muda dan itu merupakan sebuah tanda jika bunda akan segera melahirkan.

  1. Mengalami Kontraksi

Ketika akan melahirkan, biasanya akan diawali dengan munculnya kontraksi yang cukup kuat. Pada awalnya, kontraksi terjadi dengan munculnya rasa sakit di sekitar punggung bagian bawah. Kemudian secara bertahap akan mulai pindah ke bagian bawah perut. Beberapa ibu yang sudah memiliki pengalaman melahirkan ada yang menggambarkan jika rasa mulas yang diraskan mirip seperti rasa mulas saat datang haid, ketika tanda-tanda ini terjadi anda bisa merasakan dengan tangan jika perut anda mulai mengeras.

Kejang yang dirasakan oleh ibu saat melahirkan mirip dengan kotraksi Braxton Hicks atau dikenal dengan istilah kontraksi palsu, namun kontraksi ini akan terjadi secara teratur dan terus meningkat seiring kemajuan dari proses persalinan. Rahim akan mulai tersusun oleh otot-otot longitudinal involuntary, dimana otot-otot tersebut tidak bisa di kontrol oleh ibu hamil sesuka hati. Selama menjalani proses persalinan, maka otot-otot tersebut  akan terus bertambah tebal dan semakin pendek seiring dengan kemajuan daru kontraksi yang terjadi. Pada saat itu, maka otot-otot tersebut akan berangsur-angsur berhenti dan semakin menipis atau akan menghapus cervix. Proses ini akan terus berlanjut hingga terjadi pembukaan cervix semakin penuh, ukuran lebarnya sekitar 8-10 cm. Pembukaan sudah tidak lagi diukur dengan jari, dengan masuknya 5 jari itu artinya pembukaan penuh.

Pada tahap awal akan dilatasi dari ukuran antara 1-4 cm dan akan berlangsung paling lama. Kontraksi pun akan terjadi secara perlahan dan muncul setiap 15-20 menit sekali, kemudian berangsur-angsur akan menguat dan akan terjadi semakin sering sehingga kontraksi akan menjadi lebih sering antara tiga hingga lima menit sekali. Kondisi ini akan membuat anda merasa tidak nyaman. Jika air ketuban anda belum pecah, maka sebaiknya anda segera mendatangi bidan atau rumah sakit terdekat jika kontraksi yang anda alami teradi setiap 10 menit sekali.

Begitu dilatasi, maka servik mulai mencapai 4-5 cm, kemudian kontraksi pun akan sering terjadi dan semakin cepat. Bahkan terasa seperti bergelombang. Untuk meringankannya, maka anda bisa mengambil napas pendek-pendek tetapi dilakukan dengan cepat dan waktu ketika akan menarik napas waktunya akan terasa sangat singkat, pada masa-masa inilah yang menjadi masa paling berat dalam proses melahirkan.

  1. Pecahnya Air Ketuban

Pada kasus yang pernah terjadi, membran akan tetap utuh sampai pada akhir tahap pertama proses persalinan. Namun akibat desakan dari reaksi kontraksi dan juga tekanan dari kepala bayi di daerah mulut cervix menyebabkan air ketuban pecah. Pada saat kondisi tersebut, maka anda akan merasakan adanya semburan air atau bisa juga rembesan biasa. Namun pada umumnya, pecahnya air ketuban jarang terasa, karena membran tidak mempunyai saraf.

Fungsi dari membran itu sendiri yaitu hanya untuk menampung cairan amniotik steril, cairan ketuban ini sekaligus berfungsi untuk membersihkan jalur persalinan. Seiring bersamaan dengan pecahnya air ketuban, maka proses persalinan pun akan berlangsung lebih cepat. Kepala bayi akan berusaha keras untuk bisa keluar dengan menekan cervix.

Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Oleh Ibu Hamil Saat Menjelang Persalinan Normal

Ada beberapa hal penting yang tidak boleh dilakukan saat menjelang proses persalinan normal, yaitu seperti :

  • Sering mendengarkan pengalaman buruk dan menakutkan saat melahirkan.
  • Jangan pernah merasa putus asa, karena dapat berdampak buruk bagi kondisi psikologis anda nantinya sehingga dapat mempengaruhi kelancaran dalam proses persalinan.
  • Jangan melupakan Peranan Suami, karena dengan adanya suami di samping anda saat proses persalinan dapat membuat anda menjadi lebih kuat.
  • Jangan sampai anda kehilangan rasa percaya diri.

Itulah tadi informasi penting yang wajib anda ketahui mengenai tanda-tanda akan melahirkan, semoga informasi yang telah kami ulas ini dapat membuat anda semakin bersemangat dalam menyambut kehadiran sang buah hati tercinta. Sekian informasi yang bisa kami sampaikan, semoga bermanfaat dan semoga persalinan anda berjalan dengan lancar serta bayi anda lahir dengan sehat dan selamat.

kata untuk mencari artikel ini:
  • apakah mungkin kontraksi akan melahirkan dan mulas ingin buang air besar datang bersamaan
  • tanda melahirkan dalam waktu dekat
  • Tanda akan melahirkan apakah buang ang
  • sering buang angin pertanda persalinan
  • Sering buang angin pertanda mrlahirkan
  • selangkangan sakit melahirkan dalam waktu dekat com
  • buang angin terus apakah tanda akan melahirkan
  • buang angin tanda akan m
  • apakah sering buang air kecil tanda akan melahirkan
  • tanda tanda akan melahirkan dalam waktu dekat com
/* */