6 Obat Darah Tinggi Generik Paling Ampuh dan Efek Samping

Obat Darah Tinggi

Obat Darah Tinggi

Inilah Obat Darah Tinggi Terbaik Paling Ampuh

Obat Darah Tinggi dan Efek Samping Obat – Hipertensi atau lebih dikenal masyarakat Indonesia dengan sebutan Darah Tinggi. Penyakit darah tinggi merupakan salah satu jenis penyakit kronis dimana terjadi tekanan atau sumbatan darah pada dinding pembuluh darah arteri yang mengalami peningkatan. Penyakit darah tinggi memang dikenal sebagai pembunuh diam-diam, karena penyakit ini tidak memiliki tanda-tanda yang jelas. Salah satu cara untuk mengetahui seseorang memiliki tekanan darah tinggi atau tidak hanya dapat dilakukan dengan cara mengukur tekanan darah.

Penyakit darah tinggi memang terkenal sangat berbahaya dan mematikan, penyakit ini juga dapat menyebabkan munculnya jenis penyakit lainnya seperti stroke. Serangan jantung, gagal jantung, gangguan metabolisme tubuh, gangguan ingatan, pembuluh darah pecah, kerusakan organ dalam tubuh, sakit kepala dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya yang dapat di picu oleh tekanan darah tinggi atau Hipertensi.

Apakah ada obat untuk menyembuhkan Penyakit Darah Tinggi? Sama halnya dengan diabetes, penyakit darah tinggi ini tidak dapat disembuhkan tetapi dapat di kontrol sehingga dapat mencegah darah tinggi kambuh lagi di kemudian hari. Ada beberapa jenis obat untuk menurunkan darah tinggi yang dapat anda temukan di apotik-apotik, setiap jenis obat memiliki khasiat dan efek samping masing-masing.

Daftar Obat Darah Tinggi Generik dan Medis di Apotik

Berikut ini beberapa merk obat darah tinggi berdasarkan golongannya, diantaranya yaitu :

1. Obat Darah Tinggi Golongan “Diuretik”

Obat darah tinggi golongan Diuretik ini dapat menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara membuang cairan dan garam berlebih melalui buang air kecil, sehingga dengan minum obat ini frekuensi buang air kecil menjadi lebih sering. Biasanya obat golongan Diuretik ini sering dikombinasikan dengan jenis obat darah tinggi dari golongan lain.

Berikut ini contoh beberapa jenis obat dari golongan Diuretik, diantaranya seperti :

  • Clorthalidone : Hygroion
  • Hidrochlorthiazide : Hydroduril, Microzide dan Esidrix
  • Lindapamtde : Lozol
  • Furosenid : Lasix
  • Chlorthiazide : Diuril
  • Metolazone : Zaroxolyn dan Mycrox

2. Obat Darah Tinggi Golongan “Angiotensin-Converting Enzyme’ Inhibitor”

Obat pada golongan ini bekerja menurunkan tekanan darah tinggi dengan cara mencegah terjadinya kontriksi atau pengkerutan pada pembuluh darah yang disebabkan oleh farmasi hormon angiotensi II yang dilakukan dengan cara memblokade enzym ace, dengan mencegah terjadinya proses pembentukan angiotensi I dengan menjadi angiotensi II.

Berikut ini beberapa contoh obat dari golongan ini, diantaranya yaitu :

  • Captopril : Capoten
  • Ramipril : Altace
  • Lisinopril : Prinivil dan Zestril

3. Obat Darah Tinggi Golongan “Angiotensin-II Receptor Blockers”

Jenis obat darah tinggi pada golongan ini akan melakukan blokade pada kerja hormon angiotensi II. Obat ini dapat bekerja dengan merelaksasikan pembuluh darah arteri. Obat ini baru bisa diberikan apabila pemberian Ace Inhibitor mengalami keluhan atau efek samping.

Berikut ini beberapa jenis obat dari golongan ini, diantaranya yaitu :

  • Losartan : Cozaar
  • Valsartan : Diovan
  • Olmesartan : Benicar
  • Telmisartan

4. Obat Darah Tinggi Golongan “Beta Blocker”

Jenis obat pada golongan ini akan melakukan blokade kerja adrenalin pada bagian sistem syaraf otonom, sehingga obat ini akan menurunkan frekuensi jantung dan juga curah jantung. Selain itu, pemberian obat dari golongan BeteaBlocker juga dapat meringankan beban dari kerja jantung sehingga dapat menurunkan TD.

Baca Juga:

Berikut ini beberapa jenis obat darah tinggi dari golongan ini, diantaranya yaitu :

  • Metodrolol : Toprol XL dan Lopressor
  • Pembutolol : Levatol
  • Nadolol : Coegard
  • Propanolol
  • Atenolol

5. Obat Darah Tinggi Golongan Calcium Channel Blocker

Dengan mengkonsumsi obat darah tinggi generik dari golongan ini mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga tekanan yang terjadi pada kapiler akan mengalami penurunan. Selain itu, obat ini juga dapat mencegah kalsium masuk ke dalam jaringan dengan melalui “Calcium Chanel”, sehingga dapat mengendurkan dinding pembuluh darah arteri dan juga dapat menurunkan kontraksi pada organ jantung.

Berikut ini beberapa jenis obat darah tinggi dari golongan “Calcium Channel Blocker”, diantaranya yaitu :

  • Diltiazem : Dilacor XR dan Cardizem
  • Nifedipine : Procardia dan Adalat
  • Amtodipine : Norvasc
  • Verapamil

6. Obat Darah Tingg Dari Golongan “Renin Inhibitors”

Renin merupakan sebuah enzyme yang dihasilkan dari organ ginjal yang telah menginisiasi terhadap peningkatan pada tekanan darah tinggi. Renin Inhibitors sendiri mampu menghambat kerja dari enzyme renin, sehingga akan terjadio penurunan pada tekanan darah. Namun tidak dianjurkan untuk mengonsumsi Renin Inhibitors bersamaan dengan Ace Inhibitors ataupun arbs, terlebih pada pasien stroke. Hal ini dikarenakan, kemungkinan akan terjadi komplikasi yang sangat serius.

Berikut ini beberapa jenis obat darah tinggi yang ampuh dari golongan Renin Inhibitors, diantaranya yaitu :

  • Aliskire : Tekturna

Efek Samping Obat Darah Tinggi Berdasarkan Golongannya

Setiap golongan obat darah tinggi memiliki efek samping yang berbeda-beda, yaitu :

Golongan Diuretics

Berikut ini beberapa efek samping obat darah tinggi yang mungkin dapat ditimbulkan bagi yang mengkonsumsinya, yaitu :

  • Sering buang air besar (BAB)
  • Mengalami disfungsi ereksi pada beberapa pria
  • Badan terasa lelah, lemah atau mengalami kram pada kaki
  • Terserang rematik secara tiba-tiba, tetapi ini jarang terjadi

Golongan Beta-Blockers

Berikut ini beberapa efek samping yang mungkin terjadi akibat mengonsumsi obat darah tinggi golongan Beta-Blockers, yaitu :

  • Terserang asma
  • Depresi
  • Disfungsi ereksi pada pria
  • Terasa dingin pada tangan dan kaki
  • Insomnia atau susah tidur

Golongan Angiotensin Converting Enzyme Inhibitors / ACE Inhibitors

Efek samping yang mungkin akan di alami, yaitu :

  • Menderita batuk kering yang tidak kunjung sembuh
  • Timbul ruam pada kulit

Golongan Angiotensin II Receptor Blockers

Efek samping yang mungkin akan di alami, yaitu :

  • Sering pusing

Golongan Calcium Channel Blockers (CCB)

Efek samping yang mungkin akan di alami, yaitu :

  • Menderita sembelit
  • Sering pusing yang disertai dengan sakit kepala
  • Detak jantung terasa lebih cepat dan berbedar
  • Terjadi pembengkakan pada pergelangan kaki

Golongan Alpha-Blockers

Efek samping yang mungkin akan di alami, yaitu :

  • Sering pusing dan terasa melayang, bahkan sering mengalami pingsan
  • Badan terasa lemah ketika bangun tidur
  • Detak jantung sangat cepat

Golongan Alpha-2 Receptor Agonist

Efek samping yang mungkin di alami, yaitu :

  • Mudah ngantuk
  • Mudah lelah
  • Sering pusing

Golongan Alpha-Beta-Blockers

Efek samping yang mungkin di alami, yaitu :

  • Terjadi penurunan tekanan darah ketika bagun tidur pada pagi hari
  • Sering pusing dan kepala terasa melayang
  • Badan terasa lemah dan mudah pingsan

Golongan Central Agonists

Efek samping yang mungkin di alami, yaitu :

  • Menderita anemia
  • Menderita sembelit
  • Kepala terasa pusing seperti melayang dan mudah pingsan
  • Badan terasa lemah, apalagi ketika bangun tidur di pagi hari
  • Mudah lelah dan ngantuk
  • Mulut terasa kering
  • Mengalami disfungsi ereksi pada pria
  • demam

Golongan Peripheral Adrenergic Inhibitors

Efek samping yang mungkin di alami, yaitu :

  • Menderita diare
  • Kepala terasa pusing melayang
  • Badan terasa lemah dan mudah pingsan
  • Mengalami disfungsi ereksi pada sebagian pria
  • Muncul rasa panas atau rasa nyeri pada ulu hati
  • Hidung tersumbat
  • Susah tidur

Golongan Vasodilators

Efek samping yang mungkin di alami, yaitu :

  • Pertumbuhan rambut lebih cepat
  • Sering sakit kepala dan pusing
  • Detak jantung sangat cepat dan berdebar kencang
  • Mengalami referensi cairan
  • Nyeri pada persendian
  • Terjadi pembengkakan di sekitar mata

Golongan Renin Inhibitor

Efek samping yang mungkin di alami, yaitu :

  • Batuk
  • Menderita diare
  • Muncul rasa panas dan nyeri di ulu hati
  • Timbul ruam di kulit

Itulah penjelasan yang dapat kami sampaikan mengenai Obat Hipertensi Terbaik Di Apotik. Semoga informasi yang kami sampaikan diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan anda semua. Untuk mendapatkan obat-obatan tersebut bisa anda temukan di apotik-apotik terdekat. 🙂

kata untuk mencari artikel ini:
  • obat darah tinggi di apotik
  • obat hipertensi
  • obat darah tinggi generik
  • nama obat darah tinggi
  • obat untuk darah tinggi di apotik
  • obat generik darah tinggi
  • obat darah tinggi
  • Efek samping obat dara
  • golongan obat pemecah darah
  • sebutan obat untuk penurun darah tinggi
  • gologan obat genetik
  • jenis obat hipertensi
  • kepaLa terasa bencar
  • khasiat obat olmesartan
  • macam2 obat darah tinggi yg mahal
  • Leave a Comment

/* */