Kumpulan Penyakit

Cara Mengenal Pola Buang Air Besar Bayi Yang Benar

Mengenal Buang Air Besar Bayi

Mengenal Buang Air Besar Bayi – secara umum dapat dipengaruhi karena beberapa faktor seperti usia, makanan dan juga faktor organik atau fungsi sistem saraf dan juga organ dalam tubuh dari bayi itu sendiri. Untuk mengetahui pola buang air besar dari sang buah hati, maka diharapkan agar para orang tua dapat melakukan upaya untuk mendeteksi adanya gangguan kesehatan pada bayi sejak dini agar dapat terhindar dari resiko terjadinya komplikasi.

Cara Mengenal Buang Air Besar Bayi

Berikut ini beberapa pola buang air besar pada bayi yang penting untuk anda ketahui, yaitu meliputi :

  1. Frekuensi Buang Air Besar Pada Bayi Yang Mendapatkan ASI Eksklusif

Pada umumnya, frekuensi buang air besar yang terjadi pada bayi yang mendapatkan konsumsi ASI secara eksklusif akan selalu berubah-ubah tergantung dari usia bayi itu sendiri. Hingga usia 3 minggu pertama, maka biasanya bayi akan buang air besar paling tidak satu kali dalam sehari, tetapi bisa juga pada usia ini bayi akan lebih sering buang air besar.

Pada saat memasuki usia dua bulan, maka mungkin juga bayi tidak akan buang air besar selama beberapa hari. Tetapi jika kondisi ini berlangsung lebih lama, sebaiknya segera bawa bayi anda ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Jika pada perut bayi terasa keras namun bayi tidak rewel, maka bayi dalam kondisi normal. Dalam kondisi ini, selama bayi anda masih buang air kecil dengan frekuensi sering sebanyak 6 kali sehari, warna urine normal dan kenaikan berat badannya masih normal, itu artinya kondisi kesehatan bayi anda baik-baik saja. namun terkadang para orang tua sering merasa cemas dan panik ketika sang buah hati tidak buang air besar selama beberapa hari.

  1. Frekuensi Buang Air Besar Pada Bayi Yang Mendapatkan Susu Formula

Bagi bayi yang diberikan susu formula seharusnya bayi buang air besar secara rutin setiap hari. Hal ini disebabkan, di dalam kandungan susu formula terdapat kandungan yang harus dibuang secara rutin setiap hari.

Mengenali Warna Feses Pada Bayi

Bagi orang tua wajib mengetahui kondisi kesehatan bayi dengan melihat warna feses, karena warna pada feses bayi dapat menandakan kondisi kesehatan dari sang buah hati anda. Untuk mengenalinya, anda bisa simak penjelasannya dibawah berikut ini.

Warna Feses Normal

Untuk bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif, maka wana feses yang dikeluarkannya akan berwarna kuning cerah. Pada feses ini disebut dengan golden feses. Warna kuning dari feses tersebut dihasilkan dari kandungan lemak yang telah dicerna oleh bantuan dari cairan empedu.

Berbeda dengan warna feses normal pada bayi yang diberikan susu formula atau pada bayi yang diberi susu formula dan diselingi dengan ASI cenderung warna feses yang dikeluarkan berwarna kuning tua atau lebih gelap, kecoklatan, coklat tua, coklat kehijauan atau berwarna kuning kecoklatan.

Warna Feses Lainnya

Warna feses pada bayi tidak selalu harus berwarna kuning keemasan, karena bisa saja feses pada bayi juga berwarna lain yang dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor. Berikut ini beberapa warna feses bayi lainnya yang perlu anda ketahui, yaitu :

  • Feses Bayi Berwarna Hijau

Jika warna feses pada buah hati anda berwarna hijau, maka kondisi tersebut masih tergolong normal. Dimana fases yang berwarna hijau ini disebabkan oleh karena buah hati anda tidak mendapatkan hindmilk atau ASI matang dalam jumlah yang cukup, tetapi hanya sekedar mendapatkan asupan foremilk saja. meskipun tergolong normal, namun kondisi ini tidak boleh terjadi terus menerus, karena jika tubuh bayi kurang mendapatkan hindmilk dalam jumlah cukup dapat berdampak pada terhambatnya pertumbuhan fisiknya. Hal ini dikarenakan, hindmilk memiliki kandungan lemak yang sangat dibutuhkan oleh tubuh bayi dalam jumlah cukup setiap harinya.

Kekurangan hindmilk sendiri dapat disebabkan oleh beberapa hal, yaitu :

  1. Akibat terlalu banyak ASI yang diproduksi, sehingga bayi hanya menghabiskan foremilk saja.
  2. Telah terjadi pelekatan yang kurang atau bahkan tidak tepat, dimana kondisi ini dapat mengakibatkan bayi tidak mendapatkan ASI dengan optimal.

Perlu anda ketahui bahwa foremilk sendiri hanya memiliki kandungan lemak dalam jumlah yang sangat sedikit dan mengandung gula yang lebih tinggi. sehingga dapat mengakibatkan terjadinya perubahan terhadap proses pencernaan dan juga dapat mengakibatkan terjadinya perubahan pada feses bayi yang menjadi berwarna hijau.

  • Feses Bayi Berwarna Kuning Dan Berbusa atau Berlendir

Terkadang feses pada bayi berubah menjadi berwarna kuning dengan disertai busa atau lendir. Bayi yang diberikan ASI, maka warna feses seperti ini menandakan jika bayi kurang mendapatkan hindmilk, sedangkan busa yang terdapat pada feses menandakan jika bayi terlalu banyak mendapatkan laktosa yang terdapat pada foremilk.

  • Feses Bayi Berwarna Merah

Kondisi feses yang berwarna merah bisa jadi disebabkan oleh karena pada feses bayi bercampur dengan darah, feses bayi berwarna merah ini bisa jadi berbentuk cair atau menggumpal. Untuk lebih memastikannya, sebaiknya segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

  • Feses Berwarna Putih Keabuan

Warna feses bayi yang putih keabuan atau berwarna kuning pucat sangat perlu untuk diwaspadai, karena warna feses tersebut dapat menandakan jika bayi sedang mengalami gangguan pada kesehatan hati atau saluran empedu. Segera kunjungi dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan dilakukan pengobatan secepat mungkin.

Tekstur Feses Bayi

  • Bayi Yang Mendapatkan ASI Secara Eksklusif

Untuk bayi yang selalu diberikan ASI secara eksklusif akan memiliki feses dengan tekstur yang lembek. Dimana pada feses tersebut merupakan zat buangan yang dibawa sejak ia masih berada di dalam kandungan. Dalam istilah medis, feses jenis ini disebut dengan mekonium.

Pada proses selanjutnya, feses akan berubah menjadi gumpalan yang padat seperti jeli atau bisa juga berupa cairan. Meskipun begitu, selama feses tersebut memiliki ampas anda tidak perlu cemas, karena fases pada bayi dengan tekstur yang cair buka berarti ia menderita diare. Meski demikian, anda tetap harus waspada dan anda bisa mengkonsultasikannya dengan dokter.

  • Bayi Yang Mengkonsumsi Susu Formula

Berbeda dengan bayi yang diberikan susu formula, tekstur feses yang dihasilkannya akan menggumpal atau berbentuk bulat-bulat. Hal ini dikarenakan, bayi yang mendapatkan susu formula terkadang bisa mengalami sembelit, karena susu formula lebih lama untuk dicerna jika dibandingkan dengan ASI dan terlebih lagi jika susu formula yang diberikan tidak cocok untuk bayi. Maka dari itu, selama memberikan susu formula, sebaiknya anda selalu memperhatikan tekstur dari fesesnya.

  • Bayi Yang Sudah Mendapatkan MPASI

Bagi bayi yang sudah diberikan MPASI, maka warna feses yang dihasilkannya akan sama dengan warna dari makanan yang tekah dikonsumsinya.

Dalam pola buang air besar pada bayi yang diberikan ASI dengan susu formula sangat berbeda, perbedaan tersebut dapat dilihat dari warna, bentuk dan juga frekuensi buang air besar setiap harinya. Meski demikian, anda tidak perlu khawatir. Namun jika terjadi perubahan pada bayi yang disertai dengan kondisi yang tidak wajar, maka segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan dengan cepat.

Demikianlah penjelasan mengenal pola buang air besar bayi, semoga penjelasan diatas dapat di mengerti dan bermanfaat untuk para pembaca semua. 🙂

Cara Mengenal Pola Buang Air Besar Bayi Yang Benar | Doktersehat | 4.5
/* */