Penyebab, Gejala, Pengobatan Cacar Air dan Pencegahannya

Cacar Air

Pencegahan dan pengobatan Cacar Air – Penyakit cacar air ini merupakan salah satu penyakit kulit yang muncul karena adanya infeksi virus yang bernama varicella zoster yang mana virus inilah yang akan menimbulkan ruam pada kulit berbentuk bintik-bintik kecil berwarna merah yang menyebabkan rasa gatal dan bahkan membuat kulit terasa seperti melepuh.

Cacar air ini adalah salah satu penyakit kulit yang dapat ditularkan secara langsung melalui seorang penderita kepada orang lain yang ada di sekitarnya. Seseorang yang sudah pernah terserang infeksi cacar air ini, akan membuat tubuhnya memiliki antibodi terhadap virus cacar air ini, sehingga membuat orang tersebut sudah kebal terhadap infeksi cacar air.

Waspada Penyakit Cacar Air, Ini Dia Penjelasan Lebih lanjut

Jadi bagi anda yang sudah pernah terkena cacar air, tidak perlu khawatir, karena anda tidak akan terserang infeksi cacar air lagi meskipun anda di dekat seseorang penderita cacar air. Akan tetapi jika virus cacar air ini tidak dimusnahkan sampai tuntas, ternyata virus tersebut masih tetap akan hidup dalam tubuh si penderita, yang akan timbul menjadi sebuah penyakit herpes zoster, apabila sistem kekebalan tubuh kita sedang menurun.

Penyebab Penyakit Cacar Air

Yang menjadi penyebab penyakit cacar air ini adalah karena adanya infeksi virus varicella zoster yang bisa ditularkan oleh manusia lewat percikan ludah ataupun cairan yang bersumber dari kulit penderita yang melepuh. Jika seseorang sudah terinfeksi virus cacar air ini, akan sangat memungkinkan bagi penderita untuk menularkan kepada orang lain yang ada didekatnya.

Gejala Penyakit Cacar Air

  • Dalam jangka waktu sekitar 10 sampai 20 hari setelah terserang virus cacar air ini, penderitanya akan mengalami gejala seperti munculnya rasa sakit dikepala dan juga demam. Sedangkan untuk anak dibawah usia 10 tahun umumnya tidak memperlihatkan gejala sama sekali, namun lain halnya dengan orang dewasa yang bisa menimbulkan gejala yan lebih serius.
  • Lalu tiga hari kemudian, akan timbul bintik merah pada kulit si penderita, yang mana bintik merah tersebut lama kelamaan menjadi berbentuk menonjol. Sesudah itu akan terlihat cairan didalamnya seperti ketika kulit terbakar yang diikuti dengan rasa gatal. Dan setelah itu pun akan mengering dengan sendirinya. Proses ini terjadi dalam kurun waktu sekitar 8 jam. Dimana proses ini akan terjadi berulang kali selama kurang lebih empat hari.
  • Kemudian pada hari kelima setelahnya, umumnya kulit tidak akan kembali melepuh.
  • Selanjutnya di hari keenam, seluruh bekas kulit melepuh yang awalnya timbul, akan segera kering dengan sendirinya.

Sedangkan untuk komplikasi penyakit bisa terjadi karena virus cacar air ini yaitu timbulnya peradangan pada bagian jantung, peradangan sendi, peradangan hati, infeksi dibagian otak.

Penyakit cacar air ini ternyata juga dapat menimbulkan infeksi bakteri stafilokokus, apabila si penderita mengalami luka infeksi dikarenakan garukan di kulit yang terasa gatal. Selain itu akibat yang ditimbulkan dari cacar air ini yakni si penderita pun bisa mengalami pembengkakan kelenjar getah bening yang timbul di bagian samping leher.

Cara Mengobati Penyakit Cacar Air

Penanganan pertama pada penyakit cacar air bisa diatasi yakni dengan melakukan kompres dingin dibagian kulit, yang bertujuan untuk mengurangi rasa gatal dan selain itu juga untuk mencegah infeksi akibat luka garukan. Namun apabila gatal yang dirasakan sudah sangat berlebihan, anda bisa meredakannya dengan mengkonsumsi obat yang sudah dianjurkan oleh dokter. Sedangkan untuk menghilangkan bekas cacar air ini, anda tidak perlu khawatir, karena bekas luka lepuhan akibat cacar air ini akan hilang sendiri dalam waktu beberapa minggu atau beberapa bulan.

Selain itu, untuk membantu proses pengobatan atau penyembuhan cacar air ini, anda pun bisa melakukan beberapa langkah sederahan berikut ini:

  • Perbanyaklah mengonsumsi air putih, untuk menghindari dehidrasi pada tubuh anda.
  • Pakailah sarung tangan serta kaos kaki untuk mengurangi risiko bintil cacar tergaruk oleh tangan yang bisa menyebabkan bekas infeksi atau luka.
  • Gunakanlah jenis pakaian berbahan lembut untuk meminimalisir risiko iritasi pada kulit yang ruam karena bintil cacar.

Cara penyembuhan seperti ini bisa anda lakukan untuk mengobati penyakit cacar air ringan. Sedangkan untuk mengobati penyakit cacar air yang menyebabkan komplikasi adalah dengan memeriksakannya ke dokter yang ahli dibidangnya.

Cara Mencegah Penyakit Cacar Air

Untuk tindakan pencegahan terhadap infeksi cacar air, dapat dilakukan dengan memberikan vaksin varisela kepada bayi yang berusia antara 1 tahun hingga 18 bulan. Untuk orang dewasa yang belum pernah terkena cacar air dan memiliki gangguan sistem imunitas, anda pun bisa meminta agar supaya dokter memberikan vaksin immunoglobulin varicella zoster. Hal ini dilakukan untuk menghindari sesuatu yang buruk terjadi kepada anda, misalnya seperti komplikasi akibat infeksi cacar air yang mana kondisi ini bisa mengancam nyawa anda.

Jadi, jika di lingkungan sekitar tempat tinggal anda ternyata ada seseorang yang mengalami cacar air, ada baiknya anda menjauhi orang yang terkena cacar air tadi untuk sementara waktu, sebagai upaya untuk menghindari penularan virus cacar air tersebut.

Demikian apa yang telah kami sampaikan dan kami rangkum mengenai penyakit cacar air yang perlu anda waspadai, mencegah lebih baik dari pada mengobati, jadi anda harus lebih mengerti apa saja gejala dan penyebab cacar air yang telah kami rangkum diatas semoga bermanfaat dan terima kasih. 🙂

kata untuk mencari artikel ini:
  • penyebab cacar air
  • penyebab cacar
  • penyakit cacar
  • Cacar
  • penyakit cacar air
  • pengobatan cacar air
  • cacar dan penyebab
  • penyebab penyakit cacar
  • penyakit cacar disbabkan oleh apa dan apa obatnya com
  • penanganan untuk orang yang terkena cacar
  • Apakah penyebab sakit cacar dan apakah penyebab nya
  • apa yg menyebabkan orang mengidap cacar air
  • cacar bisa diatasi dengan ?
  • virus cacar
  • gambar cacar air
  • Leave a Comment

/* */