Kumpulan Penyakit

Penyakit Lupus dan 5 Obat Gejala Serta Cara Mengobati Lupus

Penyakit Lupus

Penyakit Lupus

5 Obat Penyakit Lupus

Penyakit Lupus – Penyakit Lupus merupakan suatu penyakit peradangan kronis disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang menyerang tubuh itu sendiri peradangan akan mengakibatkan terjadi kerusakan dibagian – bagian tubuh yang lainnya. Orang yang terkena lupus sangat mudah ditebak dari tanda yang paling umum yaitu butterfly rash/ peradangan kulit pada sekitar area hidung yang berbentuk seperti kuku – kupu. Kerusakan tubuh dapat terjadi di bagian organ berikut ini:

  • Kulit
  • Sel darah
  • Paru – paru
  • Persendian
  • Jantung Dan organ yang lainnya.

Gejala Penyakit Lupus

Tanda dan gejalanya mirip dengan penyakit umum lainnya sehingga sulit untuk di diagnosa. Gejala lupus sangat beragam mulai dari gejala ringan sampai dengan gejala yang mengancam keselamatan penderita lupus.

Penyakit jenis lupus tidak akan menular tetap sangat berpotensi untuk membunuh seseorang. Gejala yang sering dijumpai oleh masyarakat secara umum adalah terjadi ruam kulit (luka lebam), terjadi pembengkakan di daerah persendian sehingga menyebabkan pasien kelelahan.

Apa Jenis Jenis Penyakit Lupus ?

Lupus Merupakan Penyakit Autoimun

Penyakit auto imun merupakan penyakit yang disebabkan oleh status imunitas seseorang atau kekebalan tubuh seseorang sehingga menyerang tubuh pasien itu sendiri. Penyebab dari penyakit lupus adalah dari status imunitas seseorang sendiri, tetapi belum jelas untuk penyebab pastinya.

Penderita Penyakit Lupus di Indonesia

Menurut data yang diperoleh dari yayasan lupus indonesia (YLI) pada tahun 2014 terdapat 15.000 jiwa. Kemudian meningkat drastis 17.000 jiwa pada tahun 2015.

Penderita Penyakit Lupus didunia kira-kira mencapi lima juta jiwa. Dan penderita lupus yang paling banyak adalah perempuan usia produktif 17-45 tahun.

Tipe Penyakit Lupus

Penyakit lupus terbagi 3 tipe, antara lain yaitu:

  1. Lupus eritematosus sistemik ( SLE/systemic lupus erhytematosus)
  2. Lupus eritematosus diskoid ( DLE/ discoid lupus erhytematosus)
  3. Lupus yang disebabkan karena obat – obatan.

Lupus Eritematosus Sistemik ( SLE/Systemic Lupus Erhytematosus)

Lupus eritematosus sistemik ( SLE/systemic lupus erhytematosus) merupakan jenis penyakit lupus yang paling banyak diderita di masyarakat. SLE dapat menyerang seluruh bagian tubuh dan tingkat keparahannya dari ringan, sedang sampai berat..

Lupus Eritematosus Diskoid ( DLE/ Discoid Lupus Erhytematosus)

Lupus eritematosus diskoid ( DLE/ discoid lupus erhytematosus) merupakan jenis penyakit lupus yang umumnya menyerang pada bagian kulit saja. DLE bisa dikendalikan dengan cara menghindari paparan radiasi matahari yang berlebihan serta obat- obatan. Gejala DLE diantaranya adalah:

  • Pembengkakan pada bagian kulit
  • Kerontokan rambut
  • Botak

Lupus Yang Disebabkan Oleh Penggunaan Obat

Lupus yang disebabkan oleh penggunaan obat dikarenakan efek dari mengkonsumsi obat – obatan pada tubuh seseorang berbeda – beda. Ada sekitar 100 jenis obat – obatan yang penyebab penyakit lupus.

Tetapi lupus yang diakibatkan oleh konsumsi obat bisa hilang dengan sendiri jika berhenti mengkonsumsi obat yang merangsang lupus tersebut. Dan jangan lupa untuk terus mengontrol status kesehatan pada tim medis.

Cara Megatasi Penyakit Lupus

penyakit lupus

penyakit lupus

Penyakit lupus jenis SLE tidak dapat disembuhkan, namun pengobatan penyakit lupus yang dilakukan hanya mengurangi tingkat keparahannya saja dengan cara mencegah tingkat keparahan pada organnya.

Puluhan tahun yang lalu penyakit lupus sering dipandang penyakit yang pasti berujung pada kematian, karena dahulu banyak sekali pasien yang menderita lupus yang meninggal dunia.

5 Obat Penyakit Lupus dan Gejala Serta Cara Mengobatinya

Lupus eritematosus systemik (systemic lupus erythematosus/SLE) tak dapat sembuh. Maksud penyembuhan yang ada yaitu untuk kurangi tingkat tanda-tanda, menghindar rusaknya organ dalam, dan meminimalisir efeknya pada kehidupan pasien SLE. Membuat perlindungan kulit dari cahaya matahari sangat utama untuk pasien SLE. Ruam pada kulit yang dihadapi pasien SLE bisa jadi tambah kronis bila terkena cahaya matahari. Langkah yang bisa dikerjakan yaitu :

  • Kenakan pakaian yang menutupi semua sisi kulit
  • Menggunakan topi serta kacamata hitam
  • Memoleskan tabir surya berdosis tinggi supaya kulit tak terbakar matahari
  • Walau sekian, tak semuanya pasien lupus peka pada cahaya matahari. Ada pula yang tak perlu mengaplikasikan beberapa langkah diatas
  • Penyembuhan spesial mungkin saja tak diperlukan oleh pasien SLE dengan tanda-tanda enteng, namun mereka biasanya tetaplah membutuhkan obat-obatan untuk mengatasi gejalanya. Tersebut disini obat-obatan yang mungkin saja diperlukan oleh pasien SLE

1. Obat Anti Inflamasi Nonsteroid

Nyeri sendi atau otot adalah satu diantara tanda-tanda paling utama SLE. Dokter mungkin saja bakal berikan obat anti inflamasi nonsteroid untuk kurangi tanda-tanda ini. Obat anti inflamasi nonsteroid yaitu pereda sakit yang bisa kurangi inflamasi yang berlangsung pada badan.Type obat yang biasanya diberikan dokter pada pasien SLE mencakup ibuprofen, naproxen, diclofenac, serta piroxicam

Type obat ini (terlebih, ibuprofen) telah di jual bebas serta bisa menyembuhkan nyeri sendi atau otot yang enteng. Namun Kamu memerlukan obat dengan resep dokter bila alami nyeri sendi atau otot yang lebih kronis

Pasien SLE juga baiknya siaga lantaran obat ini tak pas bila mereka tengah atau pernah alami masalah lambung, ginjal, atau hati

Baca juga:

Diluar itu, anak-anak dibawah 16 th. baiknya tak meminum aspirin. Konsultasikanlah pada dokter untuk temukan obat anti inflamasi nonsteroid yang pas untuk Kamu

Mengkonsumsi obat anti inflamasi nonsteroid dosis tinggi atau periode panjang bisa menyebabkan pendarahan dalam lantaran rusaknya dinding lambung. Karenanya, dokter bakal memonitor keadaan pasien SLE yang perlu mengonsumsinya untuk periode panjang dengan jeli. Bila komplikasi ini memanglah berlangsung, dokter bakal menyarankan alternatif lain.

2. Kortikosteroid

Kortikosteroid bisa kurangi inflamasi dengan cepat serta efisien. Obat Penyakit Lupus ini umumnya didapatkan dari dokter bila pasien SLE alami tanda-tanda atau serangan yang kronis. Untuk mengatur tanda-tanda dan serangan, step awal pemberian obat ini mungkin saja bakal berdosis tinggi. Lantas dosisnya di turunkan dengan cara bertahap bersamaan keadaan pasien yang lebih baik. Kortikosteroid senantiasa diberikan dengan dosis paling rendah yang efisien. Dosis tinggi dan mengkonsumsi periode panjang obat ini bisa mengakibatkan resikonya yang mencakup penipisan tulang, penipisan kulit, menambahnya berat tubuh, serta penambahan desakan darah tinggi.

Langkah meminimalisasi resikonya steroid yaitu dengan sesuaikan dosis steroid dengan kesibukan penyakit sembari mengaturnya dengan cara efisien. Sepanjang Kamu ikuti resep serta dipantau oleh dokter, kortikosteroid termasuk juga obat yang aman untuk digunakan

3. Hydroxychloroquine

Selain dipakai juga untuk mengatasi malaria, obat ini dapat efisien untuk menyembuhkan gejala-gejala paling utama SLE. Salah satunya :

  • Nyeri sendi serta otot
  • Kelelahan
  • Ruam pada kulit
  • Dokter spesialis biasanya menyarankan mengkonsumsi obat ini untuk periode panjang untuk pasien SLE. Maksudnya yaitu untuk :
  • Menghindar serangan yang kronis
  • Mengatur tanda-tanda
  • Menghindar dari perubahan komplikasi yang lebih serius

Keefektifan hydroxychloroquine umum bakal dirasa pasien SLE sesudah mengkonsumsinya sepanjang 1, 5-3 bln. Namun semuanya obat tetaplah mempunyai resikonya, termasuk juga hydroxychloroquine. Salah satunya yaitu masalah pencernaan, diare, sakit kepala, serta ruam pada kulit.

Obat ini dapat mempunyai resikonya lain yang lebih serius, namun begitu tidak sering berlangsung. Misalnya, diprediksikan ada resiko 1 : 2000 diantara pasien SLE yang konsumsi obat ini yang mungkin saja alami rusaknya mata. Lantaran begitu tidak sering, kontrol mata pada umumnya tak diwajibkan untuk semuanya pasien lupus yang konsumsi obat ini. Selekasnya konsultasikanlah pada dokter bila Kamu alami masalah pandangan sepanjang konsumsi hydroxychloroquine.

4. Obat imunosupresan

Langkah kerja obat ini yaitu dengan menghimpit kemampuan system kekebalan badan. Terdapat banyak type imunosupresan yang umumnya diberikan dengan resep dokter, yakni azathioprine, mycophenolate mofetil, serta cyclophosphamide. Imunosupresan bakal memperingan tanda-tanda SLE dengan membatasi rusaknya pada bebrapa sisi badan yang sehat akibat serangan system kekebalan badan. Obat ini dapat kadang-kadang diberikan berbarengan dengan kortikosteroid. Bila dipadukan, keduanya bisa memperingan tanda-tanda SLE dengan lebih efisien. Pemakaian imunosupresan juga peluang bisa kurangi dosis kortikosteroid yang diperlukan pasien. Imunosupresan termasuk juga obat yang begitu keras serta bisa mengakibatkan resikonya seperti berikut:

  • Muntah
  • Kehilangan nafsu makan
  • Pembengkakan gusi
  • Diare
  • Kejang-kejang
  • Gampang lebam atau berdarah
  • Sakit kepala

Karenanya, obat ini umumnya diberikan dengan resep dokter cuma untuk pasien SLE yang alami tanda-tanda atau serangan yang kronis. Selekasnya tanyakan pada dokter bila ada resikonya yang merasa lebih mengganggu dari pada faedahnya. Dosis Kamu mungkin saja butuh sesuai. Setiap type imunosupresan mengakibatkan resikonya yang tidak sama. Umpamanya, mycophenolate serta cyclophosphamide bisa mengakibatkan cacat lahir. Karenanya, pasien SLE wanita yang memakai ke-2 type obat ini serta aktif dengan cara seksual disarankan untuk memakai alat kontrasepsi yang terjamin keampuhannya. Untuk pasien SLE wanita yang punya niat untuk miliki anak, Kamu disarankan untuk pilih obat lain (umpamanya azathioprine). Kamu juga disarankan untuk mengonsultasikannya lebih dahulu pada dokter spesialis. Kehamilan baiknya direncanakan ketika tanda-tanda SLE Kamu menyusut (saat remisi). Pemantauan saksama dari dokter spesialis dan dokter kandungan sepanjang masa kehamilan berjalan juga begitu utama.

Resiko terjadinya infeksi bakal bertambah bersamaan dengan kemampuan system kekebalan badan yang ditekan. Selekasnya hubungi dokter bila Kamu alami tanda-tanda infeksi lantaran Kamu mungkin saja memerlukan perlakuan secepat-cepatnya untuk menghindar komplikasi yang serius. Tanda-tanda infeksi kadang-kadang serupa dengan serangan lupus serta mencakup :

  • Serangan batuk yang dibarengi dahak atau napas terengah-engah
  • Demam tinggi (38ºC atau lebih)
  •  Sensasi terbakar yang merasa waktu buang air kecil
  • Kencing darah (hematuria)

Cara Mengobati Penyakit Lupus Jauhilah kontak dengan orang yang tengah alami infeksi seringan apapun atau walaupun Kamu telah mempunyai kekebalan badan pada infeksi itu, umpamanya cacar air atau campak. Penularan tetaplah mungkin saja berlangsung lantaran kemampuan system kekebalan badan Kamu tengah alami penurunan lantaran ditekan oleh obat imunosupresan. Imunosupresan dapat juga mengakibatkan rusaknya pada hati. Karenanya, Kamu memerlukan kontrol kesehatan serta tes darah dengan cara teratur sepanjang memakai imunosupresan.

5. Rituximab

Bila obat-obat lain tak mempan untuk pasien SLE, dokter bakal menyarankan rituximab. Obat ini termasuk juga type baru serta awalannya diperkembang untuk mengatasi kanker darah spesifik, umpamanya limfoma. Namun rituximab dapat dibuktikan efisien untuk mengatasi penyakit autoimun, seperti SLE serta artritis reumatoid. Langkah kerja rituximab yaitu dengan mengincar serta membunuh sel B. Ini yaitu sel yang menghasilkan antibodi sebagai penyebab tanda-tanda SLE. Obat ini bakal dimasukkan lewat infus yang bakal berjalan sepanjang sebagian jam. Sepanjang sistem penyembuhan ini berjalan, keadaan Kamu bakal diawasi dengan jeli.

Resikonya yang umum dari rituximab mencakup pusing, muntah, serta tanda-tanda yang serupa flu (umpamanya menggigil serta demam tinggi sepanjang penyembuhan berjalan). Resikonya lain yang mungkin saja berlangsung (walau begitu tidak sering) yaitu reaksi alergi.

Lalu di era moderen ini sudah banyak berkembang pengobatan yang sangat baik sehingga penderita SLE ini dapat hidup lebih lama. Dan hal ini juga dipengaruhi tingkat kesadaran keluarga dan masyarakat yang turut mensupport kesembuhan dari masing- masing. banyak juga obat tradisional  yang sudah terbukti ampuh untuk mengobati penyakit lupus.

Komplikasi Penyakit Lupus

Komplikasi yang disebabkan oleh penyakit lupus adalah

  • Terjadi gagal ginjal
  • Radang selaput jantung (perikarditis)
  • Peradanagan pada paru dan selaput paru
  • Terjadi katarak sampai kebutaaan
  • Pada ibu hamil biusa terjadi keguguran
  • Terjadi kelainan darah
  • Stress

Sekian yang dapat disampaikan mengenai Obat Penyakit Lupus dan Gejala, semoga dapat bermanfaat. Lekas sembuh sahabat penderita lupus. 🙂

kata untuk mencari artikel ini:
  • penyakit lupus
  • Bisakah dokter dari LK tot mengobati penyakit lupus
  • botak penyakit sle
  • luka pada penderita lupus
  • obat penyakit SLE
  • penyebab pembekakakan pada penderita lupus
  • pereda nyeri untuk lupus
  • salep untuk penyakit dle
Penyakit Lupus dan 5 Obat Gejala Serta Cara Mengobati Lupus | admin Kesehatan | 4.5
/* */